Peran serta orangtua sudah terbukti efektif dalam
meningkatkan prestasi siswa, meningkatkan karakter siswa, meningkatkan
ketahanan siswa di sekolah, dan meningkatkan tingkat kelulusan siswa (Khalifa,
2012; Noguera, 2004; Epstein, 2009).
Selain guru, orangtua juga berperan penting dalam ambil alih karakter anak, pendidikan orangtua dirasa sangat murah dibandingkan dengan kebijakan gonta-ganti kurikulum dan kebijakan pelatihan guru yang selama ini hanya terfokus pada pelatihan pembuatan RPP (rencana pelaksanaan pembelajaran), seperti yang gencar di lakukan pemerintah dulu hingga sekarang.
Padahal kalau
kita mengikuti ajaran KH. Dewantara tentang Tri Pusat Pendidikan (rumah,
sekolah, dan lingkungan) maka harusnya sekolah dapat bekerja sama dengan rumah
bukan hanya sekadar mengikuti dan membayar uang komite. Harus lebih dari itu.
Seyogyanya pula, pemerintah harus memberi perhatian khusus pada pengikutsertaan
orangtua dan masyarakat dalam pendidikan anak di sekolah secara real dan
aplikatif.
![]() |
| Peran penting orangtua dalam pembentukan karakter anak sumber : https://edukasi.khttps:// |
Sebagian besar waktu anak di habiskan di lingkungan rumah, waktu untuk di sekolah hanya sekitar 6-7 jam saja, sisanya waktu belajar dirumah, oleh karena itu anak lebih banyak bertemu dengan orangtua. disitu orangtua wajib memberi bimbingan kepada anak dengan cara di bekali dengan ilmu agama dan perilaku akhlakul karimah.
Di era genjatan digital, anak banyak menghabiskan waktu dirumah dengan bermain gadget ataupun handphone, ada sisi negatif dan ada sisi positif dari bermain gadget, orangtua harus mampu dalam ambil alih bagaimana pola pikir dan karakter anak tersebut, apakah orangtua akan membatasi tontonan anak ? atau malah membiarkannya?
orangtua yang membatasi tontonan anak didalam gadgetnya , mengarahkan dengan lebih banyak menonton yang mengandung edukasi, adalah orangtua yang ingin anaknya menjadi anak yang baik berbudi pekerti luhur. berbeda dengan orangtua yang membiarkan anaknya bermain gadget tanpa pembatasan waktu, anak menjadi susah untuk dinasehati dan lebih banyak menirukan apa yang dia tonton.
Melihat perkembangan era digital saat ini, penggunaan perangkat digital bagi kehidupan manusia telah berpengaruh terhadap pendidikan anak sehingga pengawasan dan pendampingan orang tua terhadap anak penting untuk dilakukan. Orang tua harus terus belajar dan mengembangkan diri agar mampu mendampingi dan memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan potensi yang dimiliki anak. Dalam proses pendidikan diera digital ini adapun peran orang tua dalam mendidik anak yaitu:
- Menambah Pengetahuan, orang tua minimal mengetahui cara memproteksi situs web dan media sosial yang berdampak negatif terhadap anak. Jika tidak memahami hal tersebut maka orang tua akan megalami kesulitan dalam menetapkan aturan dan bagaimana cara menggunakan internet dan jaringan media sosial
- Mengarahkan Penggunaan Perangkat dan Media Digital dengan Tepat, orang tua memahami manfaat dan resiko penggunaan media digital sehingga dapat mengarahkan penggunaannya dengan baik sesuai usia dan tahap perkembangan anak;
- Mengimbangi Waktu Penggunaan Media Digital dengan Interaksi di Dunia Nyata, orang tua dapat mengimbangi penggunaan media digital dengan mengenalkan pengalaman dunia nyata seperti kegiatan berkesenian, kegiatan luar ruangan, olahraga, membaca interaktif, musik, permainan tradisional kepada anak;
- Meminjamkan Anak Perangkat Digital Sesuai Keperluan, orang tua meminjamkan anak perangkat digital seperti smart phone, laptop, dan komputer agar anak bisa belajar mengendalikan diri dan belajar menggunakannya bersama keluarga;
- Memilihkan Aplikasi Positif; orang tua perlu mengidentifikasi aplikasi yang memiliki edukasi dan memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang anak;
- Mendampingi dan Meningkatkan Interaksi, orang tua mendampingi anak saat bereksplorasi di dunia maya menggunakan satu perangkat digital pada kesempatan yang sama sebagai kegiatan bersama keluarga;
- Gunakan Perangkat Digital Secara Bijaksana seperti mengatur batasan penggunaan perangkat digital secara seimbang sesuai usia anak, dan meletakkan perangkat komputer di ruang terbuka yang mudah dilihat, tidak menggunakan perangkat digital sebelum tidur, tidak menggunakan perangkat digital pada saat berinteraksi dengan orang lain; dan
- Menelusuri Kegiatan Anak di Dunia Maya, orang tua dapat memantau dan mengarahkan situs web dan media sosial yang mendukung tumbuh kembang anak dan memastikan anak tidak mengunjungi situs yang tidak sesuai usia.

